Allah
subhanahu wata'ala berfirman, artinya, "Dan sungguh akan Kami berikan
cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta,
jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita

gembira
kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa
musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun".
Maka memikirkan bagaimana awal dirinya dan bagaimana kesudahannya
nanti adalah merupakan obat paling manjur untuk mengobati sakit dan
kesedihan.
Demikian juga dengan mengetahui secara yakin bahwa apa yang
akan menimpanya pasti tidak akan meleset atau luput dan begitu juga
sebaliknya.Sumber: “Ilaj harril musibah wa huzniha,” Imam Ibnul Qayyim